"Salah satu orang
yang dirahmati Allah adalah orang yang tidak bisa baca Qur'an." Kok bisa?
baca kisah berikut.
Baju merah, adalah
seorang nenek bernama Maryanti. Lihat tatapan tajamnya. Lihat rasa
penasarannya, seakan orang yang sudah mahir membaca al-Qur'an, ternyata tidak,
ia menatap dengan penuh penasaran, menatap benda asing yang belum pernah ia
kenal; ia tidak bisa membacanya.
Hampir dua tahun Ustad Irsun di sini, dan ia seorang lah yang belum bisa membaca sampai sekarang. Dan
hampir dua tahun ini sudah, ia pun tetap setia mendengarkan dan malah menirukan
apa yang disampaikan Ustadz Irsun.
Kadang ditertawakan
teman-temannya yang sudah bisa ketika ia salah mengucapkan, dan sebenarnya bukan
salah, memang tidak bisa tapi memaksakan bisa.
Walau begitu, ia tidak
pernah menyerah untuk tetap duduk mendengarkan apa yang disampaikan di
setiap pertemuan tiga kali seminggu.
Maka dari itu, dapat ditarik
kesimpulan, bahwa boleh jadi ada orang yang tidak bisa membaca al-Qur'an, tapi
termasuk dari orang yang Allah rahmati.
Bagaimana tidak, walau
otak Mbah Maryanti rada terbelakang, tapi apakah Allah akan menyia-nyiakan
usahanya yang duduk di majlis ilmu dan mendengarkan ayat-ayat Allah? Kamu bisa
jawab sendiri.
Manyaran Wonogir 22 November 2016

Tidak ada komentar:
Posting Komentar